SURABAYA – Upaya penindakan terhadap kejahatan narkotika menuntut ketajaman analisis penyidik untuk membongkar jaringan hingga ke akar-akarnya. Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis baru, Etomidate, tepat di pelataran Stasiun Pasar Turi, Surabaya. Langkah ini menjadi titik awal pengungkapan pola kejahatan terorganisir yang dikembangkan secara terukur melalui pengumpulan alat bukti sah.
Penyergapan dilakukan usai petugas menerima laporan masyarakat terkait pengiriman Etomidate dari Jakarta menuju Surabaya via jalur kereta api. Pada Rabu (23/9/2026) pukul 19.00 WIB, tim bergerak mengamankan tersangka IA (34), warga Bekasi. Dari penggeledahan, petugas menyita 1.932 bungkus cartridge vape cair mengandung Etomidate, koper, dompet, tiket kereta, ponsel pintar, serta uang tunai.
Pemetaan Jaringan dan Modus Penyamaran
Penyelidikan berlanjut pada pembongkaran peran para aktor di balik jaringan ini. Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim Kombes Pol M Kurniawan menjelaskan bahwa IA bertindak sebagai kurir yang dikendalikan oleh tersangka AP selaku pemilik barang, berdasarkan pemicu transaksi dari tersangka W.
Tersangka IA mengaku telah empat kali menjadi perantara pengiriman dengan imbalan Rp50 juta hingga Rp100 juta. Barang haram tersebut dikemas dalam bentuk cairan rokok elektrik beraneka rasa yang dijual Rp5 juta per unit demi mengelabuhi pemeriksaan di ruang publik.
Komitmen Penegakan Hukum Komprehensif
Penanganan perkara ini meluas pada pemetaan jaringan antarwilayah dan penelusuran aset hasil kejahatan. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengungkapkan, sepanjang Juli hingga September 2026, Ditresnarkoba Polda Jatim berhasil mengungkap 1.870 kasus narkoba dan menangkap 2.382 tersangka.
Sejumlah barang bukti disita, meliputi 86,5 kilogram sabu, 27.571 butir ekstasi, 2.592 unit cartridge Etomidate, hingga penanganan satu kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Keberhasilan ini menegaskan pentingnya kecermatan penyidik dalam membaca dinamika kejahatan terorganisasi. Penguatan pembuktian secara sistematis menjadi pondasi utama kepolisian dalam mewujudkan penegakan hukum yang transparan dan akuntabel demi membuktikan bagaimana #ReserseBekerja.
