Optimis Indo
Beranda

Tim URC Resmob Polda Sulsel Amankan Perempuan Terkait Dugaan Penipuan Masuk Kedokteran #ReserseBekerja

Tim URC Resmob Polda Sulsel Tuntaskan Penelusuran Terduga Pelaku Penipuan Rp550 Juta #ReserseBekerja

MAKASSAR – Tim URC Resmob Polda Sulawesi Selatan mengamankan seorang perempuan berinisial LS (54) yang diduga terlibat kasus penipuan dan penggelapan uang sekitar Rp550 juta. Perempuan tersebut diduga menawarkan bantuan agar anak korban bisa masuk Fakultas Kedokteran melalui jalur yang dijanjikan. Penanganan perkara ini menjadi bagian dari upaya penegakan hukum yang mengedepankan penelusuran fakta dan koordinasi antardaerah.

LS diamankan di sebuah rumah kos di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Sabtu (10/10/2026). Penindakan dilakukan setelah Polres Tarakan, Polda Kalimantan Utara, meminta bantuan kepada Polda Sulawesi Selatan untuk mencari keberadaan terduga pelaku yang dilaporkan dalam perkara tersebut.

Koordinasi Polisi Antarprovinsi Berujung Penangkapan

Permintaan bantuan dari kepolisian di Kalimantan Utara segera ditindaklanjuti oleh personel Resmob Polda Sulsel. Tim yang dipimpin Kanit Resmob Kompol Wawan Suryadinata melakukan penyelidikan guna memperoleh informasi mengenai lokasi LS sebelum mengambil langkah penindakan.

Perbedaan wilayah tugas tidak menghalangi proses penanganan perkara. Pertukaran informasi dan koordinasi antarsatuan memungkinkan petugas di Makassar menindaklanjuti laporan tersebut hingga terduga pelaku berhasil diamankan.

Dugaan Penipuan Berkedok Bantuan Masuk Fakultas Kedokteran

Kasus ini bermula ketika HA meminta bantuan LS agar anaknya dapat diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas). Namun, upaya tersebut tidak berhasil. LS kemudian menyarankan korban mencoba jalur penerimaan di Universitas Trisakti.

Dalam proses itu, LS diduga menerima uang dari HA dengan total mencapai sekitar Rp550 juta. Besarnya nominal tersebut menjadi salah satu pokok persoalan yang dilaporkan korban kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum.

Berdasarkan pemeriksaan awal yang disampaikan Kompol Wawan, LS mengakui telah menerima uang dari korban. Meski demikian, keterangan tersebut masih perlu didalami dan dicocokkan dengan bukti serta informasi lain untuk memperjelas rangkaian kejadian.

Proses Hukum Berlanjut, Masyarakat Diminta Waspada

Setelah diamankan, LS dibawa ke Posko URC Resmob Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penanganan berikutnya akan dilakukan guna mengungkap secara menyeluruh peran terduga pelaku serta memastikan proses hukum berjalan berdasarkan hasil penyidikan.

Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap tawaran bantuan masuk perguruan tinggi yang menjanjikan hasil tertentu dengan imbalan uang dalam jumlah besar. Setiap tawaran sebaiknya diperiksa melalui jalur penerimaan resmi kampus.

Melalui langkah tersebut, #ReserseBekerja mencerminkan tindak lanjut laporan, penyelidikan terarah, dan kolaborasi lintas wilayah dalam penanganan dugaan tindak pidana. Proses hukum selanjutnya diharapkan dapat memberikan kejelasan atas perkara yang dilaporkan korban.

Related Articles

Resmi! Idul Fitri 2025 Jatuh pada Senin, 31 Maret

admin

Korlantas Amankan Puluhan Motor Balap Liar pada Hari Kedua Operasi Zebra 2025

admin

Program MBG Kini Punya Sahabat SAGI 127 Layanan Aduan Gizi 24 Jam dari BGN

Geralda Talitha

Leave a Comment