Optimis Indo
Beranda

Korlantas Prediksi Lonjakan Kendaraan Terjadi Kamis dan Minggu Libur Panjang

tips tertib berlalu lintas saat libur panjang

Selama libur panjang dan cuti bersama Hari Kenaikan Isa Al-Masih, volume kendaraan diprediksi meningkat terutama pada Kamis dan Minggu, sehingga jalur tol, jalan nasional, dan akses menuju destinasi wisata serta kampung halaman akan mengalami kepadatan. Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa seluruh personel Korps Lalu Lintas yang tersebar di 34 Polda akan siaga selama 24 jam demi memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas.

Agus mengingatkan pentingnya disiplin berkendara di tengah situasi padat kendaraan. Ia menegaskan agar pengendara tidak memaksakan mengemudi jika merasa lelah atau mengantuk, karena risiko kecelakaan meningkat dalam kondisi tersebut. “Lebih baik berhenti sejenak untuk beristirahat daripada memaksakan diri dalam kondisi lelah. Cepat sampai tidak pernah lebih penting daripada pulang dengan selamat. Jalan raya seharusnya menjadi ruang keselamatan, bukan ruang kehilangan,” ujar Agus.

Selain mengatur arus, kehadiran petugas juga difokuskan memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat melalui program “Polantas Menyapa” yang mengedepankan pendekatan humanis selama pengamanan libur panjang. Agus menjelaskan, polisi lalu lintas tidak hanya berperan dalam penindakan tetapi juga perlindungan, edukasi, serta pelayanan bagi para pengguna jalan.

Kepala Korps Lalu Lintas tersebut menambahkan, kondisi lalu lintas selama libur panjang biasanya lebih dinamis dengan faktor penyebab utama berupa kepadatan kendaraan, antrean di rest area, serta pengemudi yang mengantuk atau kelelahan. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan teliti, mulai dari mengecek kondisi kendaraan hingga menjaga kebugaran selama berkendara.

Ia juga mengingatkan pengendara agar menghindari pelanggaran yang membahayakan keselamatan seperti melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, menerobos lampu merah, maupun memacu kendaraan terlalu cepat. “Kepadatan arus lalu lintas sering kali memancing emosi dan ego di jalan. Karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk menjaga kesabaran,” ujarnya.

Menurut Agus, tertib berlalu lintas bukan sekedar ketaatan pada aturan, melainkan juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan lainnya.

 

Related Articles

Warung Bengkel Ojek Lalu Lintas di Medan Jadi Wadah Sinergi Polri dan Ojol

admin

Dukung Stabilitas Palestina, Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Geralda Talitha

Kakorlantas Targetkan Pemasangan 500 Kamera ETLE di Kalimantan Timur Hingga 2026

admin

Leave a Comment