Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyempatkan diri menyapa para pengemudi ojek online di Warmindo Guyub Ojol, Yogyakarta, pada Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preemtif Polri dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas, khususnya di kalangan pengemudi transportasi berbasis aplikasi.
Kunjungan Kakorlantas Polri ke Daerah Istimewa Yogyakarta tidak semata-mata berkaitan dengan pengecekan kesiapan jalur dan rute pengamanan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat. Lebih dari itu, kehadiran pimpinan Korps Lalu Lintas tersebut juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang lebih erat antara Polri dan komunitas pengemudi ojek online sebagai mitra strategis dalam menjaga keselamatan lalu lintas.
“Saya hari ini berada di Yogyakarta atas perintah Bapak Kapolri. Selain pengamanan jalur dan rute, kami juga diperintahkan untuk bersilaturahmi dengan rekan-rekan ojek online di Yogyakarta,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Agus turut memberikan apresiasi kepada Direktorat Lalu Lintas Polda DIY yang dinilai aktif menjalin komunikasi dengan komunitas ojek online. Ia menyoroti pelaksanaan pelatihan safety riding yang telah dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kompetensi dan keselamatan pengendara di jalan raya.
“Komunitas ojek online di Yogyakarta sudah terorganisir dengan baik, telah mendapatkan pelatihan keselamatan, serta menjalin komunikasi yang baik dengan jajaran Polantas hingga tingkat Polsek,” jelasnya.
Menurut Kakorlantas Polri, pembinaan terhadap komunitas ojek online merupakan wujud nyata kehadiran Polri yang humanis dan presisi. Pendekatan ini sejalan dengan arahan Kapolri agar seluruh jajaran kepolisian senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya edukasi dan pendampingan.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Direktorat Lalu Lintas Polda DIY. Ini menjadi penekanan dari Bapak Kapolri agar Polri selalu dekat dengan masyarakat, termasuk komunitas ojek online,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan komunitas pengemudi ojek online Yogyakarta, Ranti, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan pembinaan yang selama ini diberikan oleh Polri. Ia menilai sinergi yang terjalin antara aparat kepolisian dan komunitas ojol telah berjalan secara positif dan saling mendukung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polri, Bapak Kapolri, serta Dirlantas dan jajarannya. Koordinasi yang terjalin selama ini berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ranti berharap hubungan baik tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya. Menurutnya, kolaborasi yang berkesinambungan antara Polri dan pengemudi ojek online akan berkontribusi besar dalam menciptakan keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di wilayah Yogyakarta, khususnya di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
